Rabu, 03 Februari 2010

MATERI UAS ARSITEKTUR KOMPUTER

. Rabu, 03 Februari 2010
0 komentar

Buat teman-teman yang belum mempunyai materi untuk UAS matakuliah Arsitekur Komputer, silahkan dowaload link dibawah ini. isinya antara lain:

  • Struktur dan fungsi CPU
  • Dukungan Sistem Operasi
  • Unit Control
  • RISC ( Reduce Intruksi Set Computer )
  • Parallel Komputer 1
  • Parallel Komputer 2

Selamat Belajar….Sukses Selalu…!

 

adhie

 

  DOWNLOAD

Klik disini untuk melanjutkan »»

Selasa, 02 Februari 2010

DUKUNGAN SISTEM OPERASI

. Selasa, 02 Februari 2010
0 komentar

 

clip_image001

Struktur internal CPU

Komponen utama CPU adalah unit logika dan aritmatika. ALU melakukan perhitungan aktual atau pengolahan data. Unit control mengontrol pergerakan data dan instruksi dari dan ke dalam CPU termasuk mengontrol proses ALU,

Organisasi register

Register pada CPU membentuk dua peran:

  • Register terlihat oleh pengguna: ini memungkinkan pemrogram bahasa mesin untuk memperkecil acuan memori utama dengan pengoptimalan penggunaaan register Terbagi menjadi beberapa kategori
    • Tujuan umum: oleh pemrogram dapat ditugaskan untuk berbagai macam fungsi
    • Data: hanya dapat digunakan untuk menampung data dan tidak dapat digunakan dalam kalkulasi alamat operand.
    • Alamat
    • Kode kondisi (flag), kode kondisi adalah set bit oleh hardware CPU sebagai hasil operasi. Sebagai contoh suatu hasil operasi matematika dapat menghasilkan hasil positif, negatif, nol atau overflow.
  • Register control dan status: ini digunakan oleh unit control untuk mengontrol operasi CPU dan program system operasi mengontrol eksekusi program.Terdapat berbagai macam register yang dilakukan untuk mengontrol operasi CPU:
    • Pencacah program (program counter-PC): terisi alamat instruksi yang diambil
    • Register instruksi (instruction register-IR): terisi instruksi yang paling akhir diambil.
    • Register alamat memori (memory address register-MAR): terisi alamat lokasi dalam memori
    • Register buffer memori (memory buffer regiser-MBR); terisi word data yang perlu ditulis ke memori atau word yang paling akhir dibaca.

Keempat register tersebut digunakan untuk pemindahan data antara CPU dengan memori. Semua rancangan CPU meliputi sebuah register atau sekelompok register, sering dikenal sebagai word status program (program status word-PSW),yang terdiri dari informasi status.

 

Siklus instruksi

Konsep utama rancangan computer:

  • Data & instruksi-instruksi disimpan dimemori baca tulis tunggal
  • Muatan memori dapat dialamati dengan lokasi
  • Eksekusi terjadi dengan cara sekuensial (terurut), kecuali diubah secara eksplisit.

 

Fungsi Komputer

Fungsi dasar computer adalah eksekusi program, yang terdiri dari sekumpulan instruksi yang disimpan didalam memori

 

clip_image001[11]

 

Siklus instruksi dasar

Ket: dalam format paling sederhana insruksi prosesor teridiri dari dua langkah: 1.prosesor baca (mengambil) instruksi dari memori satu demi satu dan mengeksekusi setiap instruksi. 2. Eksekusi program terdiri dari proses pengulangan instruksi fetch dan dan eksekusi instruksi.

 

Contoh eksekusi program (berisi memori ddan register-regiser dalam heksadesimal)

clip_image002

Dari contoh eksekusi di atas siklus intruksi dengan langkah-langkah berikut:

  • Mengambil (fetch) instruksi AD
  • Membaca isi lokasi memori A ke dalam prosessor.
  • Membaca isi lokasi memori B ke dalam prosesor, agar isi A tidak hilang prosesor harus memiliki sedikitnya dua buah register untuk menyimpan nilai-nilai memori dibanding akumulator tunggal
  • menambahkan kedua nilai-nilainya.
  • Menuliskan hasilnya dari prosesor ke lokasi memori A.

Jadi, siklus eksekusi untuk instruksi terntentu boleh melibatkan lebih dari satu referensi ke memori, juga suatu instruksi dapat menentukan suatu operasi I/O. keadaan ini dapat diuraikan sebagai berikut:

  • Instruction address calculation (iac) ==> menentukan alamat instruksi berikutnya yang akan dieksekusi.
  • Instruction fetch (if) ==>membaca instruksi dari lokasi memori kedalam prosesor.
  • Instruction operation decoding (iod) ==> menganalisis instruksi untuk menentukan jenis operasi yang akan dilakukan dan operand yang akan digunakan.
  • Operand address calculation (oac) ==> jika operasi melibatkan referensi ke operand di dalam memori atau tersedia via I/O, kemudian menentukan alamat operand.
  • Operand fetch (of) ==> mengambil operand dari memori atau membaca operand itu dari I/O
  • · Data operation (do) ==> bentuk operasi yang ditandai didalam instruksi.

    · Operand store (os) ==>menulis hasilnya ke dalam memori atau keluar untuk I/O.

    clip_image002[8]

    Diagram yang menyatakan siklus instruksi

    Beberapa instruksi pada mesin tertentu memerlukan operand jamak & hasil jamak, sebagai contoh instruksi ADD A,B & menghasilkan beberapa nilai.

    Interupsi

    Secara virtual semua computer menyediakan mekanisme yang membuat modul-modul lainnya (I/O, memori) dapat menginterupsi pengolahan normal prosesor.

    Contoh: prosesor memindahkan data keprinter dan selama data di transfer prosessor berhenti dan idle sampai printer menerima seluruh data. Panjang rentang ini mungkin sampai ratusan bahkan ribuan siklus instruksi yang tidak melibatkan memori.

    clip_image004

    Aliran program control, tanpa atau dengan interupsi

    Dengan memakai interupsi, prosesor dapat dipakai dalam mengeksekusi intruksi-instruksi lainnya selama operasi I/O sedang dilaksanakan.

clip_image001[15]

Siklus instruksi dengan interupsi

Prosesor menangguhkan eksekusi program yang sedang di eksekusi dan menyimpan konteksnya. Ini berarti menyimpan alamat instruksi berikutnya yang akan dieksekusi (isi program counter saat itu) dan data lain yang relevan dengan aktivitas prosesor sekarang.

Prosesor mengatur program counter ke alamat awal dari suatu routine penyebab interupsi

Aliran data

Siklus pengambilan data, siklus tidak langsung dan siklus interupsi adalah sederhana dan dapat diramalkan. Sementara Siklus eksekusi mempunyai banyak bentuk; bentuknya tergantung pada berbagai macam instruksi mesin didalam IR.

 

CPU

clip_image001[17]

Aliaran data siklus pengambilan

clip_image001[19]

Aliaran data siklus interupsi

 

Klik disini untuk melanjutkan »»

DUKUNGAN SISTEM OPERASI

.
0 komentar

Sistem Operasi (O/S):

  • S/W yang Mengatur sumber daya komputer
  • Menyediakan layanan bagi pemrogram
  • Menjadwal eksekusi program
  • Mengontrol eksekusi program-program aplikasi
  • Antar muka antara pengguna dan H/W (perangkat keras)

clip_image002

Lapisan-lapisan & pandangan-pandangan Sistem Komputer

Tujuan O/S:

  • Kenyamanan ==> Lebih mudah untuk digunakan
  • Efisiensi ==> efisiensi sumber daya sistem komputer

Layanan-layanan O/S:

  • Pembuatan program ==> utilitas (editor, debugger) untuk membuat program
  • Eksekusi program ==> O/S menangani urutan instruksi dan pengambilan data
  • Akses ke I/O ==> sinyal kontrol melalui instruksi untuk keperluan operasi
  • Akses terkontrol ke file ==>mengontrol bentuk file pada media penyimpanan, mekanisme perlindungan untuk mengontrol akses ke file-file.
  • Akses sistem ==> perlindungan sumber daya dan data dari pengguna yg tidak mempunyai izin.
  • Pendeteksian kesalahan dan tanggapanĂ  baik kesalahan dari H/W maupun S/W, diantaranya:
  • Kegagalan perangkat keras
  • Penggunaan memori berlebih
  • Aplikasi yg tidak sesuai dg O/S
  • Akuntansi ==>Pengumpulan statistik pemakaian bertujuan mengantisipasi kebutuhan untuk meningkatkan kinerja sistem

Jenis O/S:

Interaktif ==> Penguna berinteraksi langsung melalui keyboard/monitor untuk meminta eksekusi tugas.

Sistem bersifat batch ==>Program pengguna ditampung, setelah program diselesaikan hasilnya dicetak bagi pengguna.

 

Jenis Sistem Batch berdasar jumlah eksekusi program

  • Single-programming
    • Hanya menjalankan satu program
    • Tidak efisien karena prosesor banyak menunggu (idle)
  • Multi-programming
    • Menjalankan lebih dari satu program pada satu saat
    • Menjaga prosesor selalu dalam keadaan sibuk

clip_image002[5]

Paradigma O/S Modern

· Multi programming

· Sejumlah job atau programming dipertahankan dlm memori

· Eksekusi job atau program bergantian oleh prosesor

· Prosesor dalam keadaan selalu sibuk

· Penjadwalan

Efek Multiprogramming thd Sumber Daya

clip_image003

Single Programming Multiprogramming

clip_image004Penggunaan Prosesor 22% 43%

Penggunaan Memori 33% 67%

Penggunaan Disk 33% 67%

Penggunaan Printer 33% 67%

Waktu berlalu 30 min 15 min

Kelajuan Through put 6 jobs/h 12 job/h

clip_image003[1]Waktu tanggapan rata-rata 18 min 10 min

Penjadwalan:

· Penjadwalan Jangka Panjang

Keputusan untuk menambahkan program yg akan dieksekusi hingga memori utama penuh

· Penjadwalan Jangka Menengah

Keputusan untuk menambah banyaknya proses secara parsial atau secara penuh didalam memori utama.

· Penjadwalan Jangka Pendek

Sering mengeksekusi & membuat keputusan untuk tugas berikutnya

clip_image006

Konsep Keadaan (Status) Proses

New ==> Program diakui, belum siap melakukan eksekusi. O/S menginisialisasi proses

Ready ==>Proses dalam keadaan siap dieksekusi & sedang menunggu akses ke prosesor

Running ==>Proses sedang dieksekusi prosesor

Waiting ==> Proses ditahan eksekusinya untuk menunggu sumber daya sistem (seperti I/O)

Halted ==> Proses dihentikan dan dikeluarkan oleh O/S

Blok Kontrol Proses ==> untuk mewakili masing-masing proses dlm O/S

Identifier ==> Program/proses memiliki identifikasi yang unik

State ==>Keadaan proses saat itu (baru, siap, dan seterusnya)

Priority ==>Tingkatan prioritas proses.

Program counter ==>alamat instruksi berikutnya dalam program untuk di eksekusi.

Memory Pointer ==>Lokasi awal & akhir dari proses dalam memory.

Context data ==> Data yg berada dalam register untuk proses eksekusi.

I/O status information ==>Permintaan I/O yg belum dipenuhi.

Accounting Information ==> Jumlah waktu proses, batas waktu proses, dll

clip_image008

Klik disini untuk melanjutkan »»

UNIT CONTROL

.
0 komentar

Macam register yang digunakan:

  • Register alamat memori (MAR): dihubungkan dengan saluran alamat bus system. MAR menerapkan alamat didalam memori untuk operasi membaca dan menulis.
  • Register buffer memori (MBR): dihubungkan dengan saluran data bus system. MBR berisi nilai yang akan disimpan di memori atau nilai terakhir yang dibaca dari memori.
  • Program counter (PC); menampung alamat instruksi berikutnya yang akan diambil.
  • Register instruksi (IR); menampung instruksi terakhir yang diambil.

Proses tiga langkah karakteristik unit control:

  1. Menentukan elemen dasar prosesor
  2. Menjelaskan operasi mikro yang akan dilakukan prosesor
  3. Menentukan fungsi-fungsi yang harus dilakukan unit control agar menyebabkan pembentukan operasi mikro

Dua tugas dasar unit control:

Pengurutan: unit control menyebabkan prosesor menuju sejumlah operasi mikro dalam urutan yang benar, yang didasarkan pada program yang sedang dieksekusi.

Eksekusi: unit control menyebabkan setiap operasi mikro dilakukan.

 

Masukan-masukan unit control:

 

Clock/pewaktu: pewaktu adalah cara unit control dalam menjaga waktunya. Unit control menyebabkan sebuah operasi mikro (atau sejumlah operasi mikro yang bersamaan) dibentuk bagi setiap pulsa waktu. Pulsa ini dikenal sebagai waktu siklus prosesor.

 

Register instruksi: opcode instruksi saat itu digunakan untuk menentukan operasi mikro mana yang akan dilakukan selama siklus eksekusi.

 

Flag: flag ini diperlukan oleh unit control untuk menentukan status prosesor dan hasil operasi ALU sebelumnya.

 

Sinyal control untuk mengontrol bus. Bagian bus control bus system memberikan sinyal-sinyal ke unit control, seperti sinyal-sinyal interupsi dan acknowledgement.

 

Keluaran-keluaran unit control:

  • Sinyal control didalam prosesor: terdiri dari dua macam: sinyal-sinyal yang menyebabkan data dipindahkan dari register yang satu keregister yang lainnya, dan sinyal-sinyal yang dapat mengaktifasi fungsi-fungsi ALU tertentu.
  • Sinyal control bagi bus control; sinyal ini juga terdiri dari dua macam: sinyal control bagi memori dan sinyal control bagi modu-modul I/O

Terdapat tiga macam sinyal control:

 

· Sinyal-sinyal yang mengaktifasi fungsi ALU

· Sinyal-sinya yang mengaktifasi alur data

· Sinyal-sinyal pada bus system eksternal atau antar muka eksternal lainnya.

 

Sinyal control yang dhasilkan oleh unit control menyebabkan terbuka dan tertutupnya gerbanga logika, dihasilkan pada perpindahan data dank e register dan operasi ALU.

 

clip_image001[4]

 

Model Unit Control

Klik disini untuk melanjutkan »»

Kamis, 10 Desember 2009

Motivasi

. Kamis, 10 Desember 2009
0 komentar

motivationArti pentingnya Motivasi.

Berelson dan Steiner mengartikan istilah motif ialah "suatu pernyataan batin yang berujud daya kekuatan, untuk bertindak atau bergerak, dan bahwa secara langsung atau melalui saluran perilaku mengarah terhadap sasaran" (an inner state that energizes, activates, or moves - "motivation" -, and that directs or channels behavior toward goals). Dengan perkataan lain "motivasi" adalah pengertian umum daIam bentuk "dorongan", "kehendak", "kebutuhan", "keinginan", dan daya kekuatan lain yang ada kesamaannya.
Motif manusia didasarkan atas kebutuhan-kebutuhan, yang dirasakan secara sadar atau tidak sadar.
Motivasi menyangkut reaksi berantai, yaitu dimulai dari kebutuhan yang dirasakan (the Need), lalu timbul keinginan atau sasaran yang hendak dicapai (Want), kemudian menyebabkan usaha-usaha mencapai sasaran/tujuan, yang berakhir dengan Pemuasan (Satisfaction). Reaksi berantai antara kebutuhan - keinginan dan pemuasan (Need - Want Satisfaction chain) tidak selalu berjalan demikian mudah sebagaimana yang digambarkan. Kebutuhan yang diinginkan karena disebabkan perilaku, tetapi dapat pula kebutuhan mungkin akibat daripada perilaku. Demikian pula Pemuasan satu kebutuhan yang lain.

Teori Douglas Mc. Gregor.
Douglas Mc. Gregor menciptakan konsep baru tentang motivasi dalam managemen yang disebut Teori X dan Teori Y.
Teori X adalah pendekatan konsep yang didasarkan suatu anggapan, tentang perilaku manusia dalam lingkungan pekerjaan, anggapan yang telah membudaya dalam masyarakat.
Teori X disebut: Pandangan tradisional dari Pembinaan dan Pengendalian, yang menurut anggapannya ialah:
1. Pada umumnya manusia pada hakikatnya tidak suka bekerja (malas) dan bila mungkin ia akan menghindari pekerjaan itu.
2. Orang-orang itu harus dipaksa, dibina, dikendalikan, diancam (ditakut-takuti) dengan sanksi (hukuman) agar dapat melaksanakan usaha yang sebaik--baiknya untuk mencapai tujuan organisasi.
3. Pada umumnya manusia lebih suka dibina, karena ingin menghindarkan tanggung jawab, secara relatif mempunyai sedikit ambisi, dan menghendaki keamanan dalam segala hal.

Teori Y, sebaliknya diperoleh dari suatu penemuan penelitian iimu pengetahuan tentang perilaku manusia yang modern. Teori ini berdasarkan atas pendapat bagaimana orang-orang itu seharusnya bekerja dalam lingkungan pekerjaannya. Jadi tidak atas dasar bagaimana para Manager berpikir apa yang ia inginkan atau seharusnya ia lakukan. Teori Y disebut: Keterpaduan tujuan individu dan organisasi, yang berdasarkan anggapan-anggapan sebagai berikut:


(1) Kegiatan usaha fisik dan mental dalam pekerjaan adalah bersifat alamiah baik dalam waktu bekerja maupun dalam waktu istirahat.
(2) Pengawasan/pengendalian dari luar dan ancaman hukuman/sanksi bukanlah alat satu-satunya untuk mendorong usaha mencapai tujuan organisasi.
(3) Kesanggupan terhadap tujuan adalah fungsi penghargaan yang dipadukan dengan usaha pencapaiannya.
(4) Pada umumnya manusia dapat dipelajari dalam lingkungan yang sebenarnya, tidak hanya untuk menerima tetapi untuk mengambil tanggung jawab.
(5) Kemampuan untuk melaksanakan secara relatif tingkat imaginasi yang tinggi, kecakapan dan kreativitas daripada pemecahan masalah-masalah organisasi secara luas, tidak sempit, dimiliki oleh semua orang.
(6) Dalam lingkungan kehidupan industri yang modern, potensi intelektual manusia pada umumnya hanya dimanfaatkan sebagian saja.

 

Teori Abraham Maslow.
Abraham Maslow adalah seorang ahli ilmu jiwa (psychologist), mengemukakan teori motivasi yang dikenal dengan hirarkhi daripada kebutuhan (the hierarchy of needs). la melihat kebutuhan manusia itu diatur dalam bentuk yang bertingkat-tingkat

(hirarkhi), yaitu dimulai dari kebutuhan yang rendah sampai kepada kebutuhan yang tertinggi. Apabila kebutuhan yang rendah telah dipenuhi, maka menyusul kebutuhan lain yang lebih tinggi tingkatannya.
Kebutuhan pokok manusia menurut A. Maslow sesuai dengan tingkat-tingkatannya (hirarkhi) yang penting adalah sebagai beriku")
1. Kebutuhatr fisik (physiological need
2. Kebutuhan untuk memperoleh keamanan atau keselamatan (security or safety need
3. Kebutuhan bermasyarakat (social need), atau kebutuhan untuk menerima/ bekerjasama dalam kelompok (afiliation or acceptance need),
4. Kebutuhan untuk memperoleh kehormatan (Esteem need),
5. Kebutuhan untuk memperolehkebanggaan (self actualization need), Menurut A. Maslow kebutuhan yang terakhir Ini adalah kebutuhan manusia yang tertinggi menurut hirarkhinya.

Teori Arch Patton.
Arch Patton salah seorang ahli di bidang motivasi dan konpensasi, berpendapat bahwa masalah motivasi adalah sangat komplek, karena kenyataannya memotivasi orang-orang itu berbeda-beda, baik terhadap individu maupun situasinya. Arch Patton berpendapat bahwa motivator yang sangat penting bagi pirmpinan ialah sebagai berikut:
1. Tuntutan yang terdapat dalam pekerjaan (the challengefound in work),
2. Kedudukan (status),
3. Kepemimpinan (leadership),
4. Persaingan (competition).
5. Ketakutan (fear).
6. Uang (money).

Klik disini untuk melanjutkan »»

Kepemimpinan ( Leadership ) II

.
0 komentar

kepemimpinan2 Kepemimpinan Dalam Managemen.

Kepemimpinan Administratif dan kepemimpinan Management (Administrative and Managerial Leadership). Pemimpin tidak sinonim dengan kemampuan administratief, sebagai pimpinan administratif ia mempunyai kemampuan sebagai administrator dalam arti dapat menyelesaikan tugas-tugas pekerjaannya secara rasional, tetapi sebagai Pemimpin mungkin kekurangan dalam bakat-bakatnya di dalam menciptakan idea-idea baru, lagi pula mungkin oleh bawahannya tidak begitu disukai.
Sekalipun pemimpin itu tidak sinonim dengan kemampuan administratif, tapi diharapkan jiwa kepemimpinannya dapat berada dalam bidang administratif untuk mensukseskan tercapainya tujuan. Oleh karena itu kepemimpinan administratif (ad-ministrative leadership), diharapkan sebagai pemimpin yang mempunyai kemampuan/bakat untuk mensukseskan tercapainya tujuan, dengan inisiatif atau kreasi-kreasi baru dan penemuan barunya seperti halnya pemimpin pada umumnya.
Kepemimpinan managemen (managerial leadership) yaitu pemimpin/manager yang mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan tercapainya tujuan dalam arti pelaksanaan yang bersifat teknis operasional


Syarat-syarat, Sifat-sifat, Asas-asas dan Prinsip-prinsip Kepemimpinan.
Syarat-syarat Pemimpin dan Kepemimpinan.
1. Syarat-syarat minimal yang harus dimiliki oleh seorang Pemimpin adalah:
a. Watak yang baik (karakter, budi, moral).
b. Intelegensi yang tinggi.
c. Kesiapan lahir dan batin,
2. Syarat-syarat lainnya yang diperlukan:
a. Sadar akan tanggung jawab.
b. Memiliki sifat-sifat Kepemimpinan yang menonjol.
c. Membimbing dirinya dengan asas-asas dan prinsip-prinsip Kepemimpinan.
d. Melaksanakan kegiatan-kegiatan dan perintah-perintah dengan penuh tanggung jawab (correct) serta mampu membimbing anak buahnya dengan baik dan menggemblengnya menjadi suatu kesatuan yang efektif.
e. Mengenal anak buahnya, memahami sepenuhnya akan sifat dan tingkah laku masing-masing dalam segala macam keadaan, suasana dan pengaruh.
f. Paham akan cara bagaimana seharusnya mengukur dan menilai kepemimpinannya.

Sifat-sifat Kepemimpinan meliputi antara lain:

  1. Jujur.
  2. Berpengetahuan
  3. Berani (Fisik dan Moral).
  4. Mampu mengambil keputusan.
  5. Dapat dipercaya.
  6. Berinisiatf
  7. Bijaksana.
  8. Tegas.
  9. Adil.
  10. Menjadi tauladan.
  11. Tahan UJi (Ulet).
  12. Loyalttas.
  13. Tidak rnementingkan diri sendir.
  14. Antusias.
  15. Simpatik.
  16. Rendah hati.


Asas-asas Kepemimpinan.
1. TAQWA, ialah beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan taat kepada-Nya
2. ING NGARSA SUNG TULADA, ialah memberi suri tauladan di hadapan anak buah.
3. ING MADYA MANGUN KARSA, ialah ikut bergiat serta menggugah semangat di tengah-tengah anak buah.
4. TUT WURI HANDAYANI, ialah mempengaruhi dan memberikan dorongan dari belakang kepada anak buah.
5. WASPADA PURBA WASESA, ialah selalu waspada mengawasi serta sanggup dan berani memberi koreksi kepada anak buah.
6. AMBEG PARAMA ARTA, ialah dapat memilih dengan tepat mana yang harus didahulukan.
7. PRASAJA; ialah tingkah laku yang sederhana dan tidak berlebih-lebihan.
8. SATYA, ialah sikap loyal. yang timbal balik,
9. GEMI NAST'ITI, ialah kesadaran dan kemampuan untuk membatasi penggunaan dan pengeluaran segala sesuatu kepada yang benar-benar diperlukan.
10. BELAKA, ialah kemauan, kerelaan dan keberanian untuk mempertanggung jawabkan.
11. LEGAWA, ialah kemauan, kerelaan dan keikhlasan untuk pada saatnya menyerahkan tanggung jawab dan kedudukannya kepada generasi berikutnya.
Prinsip-prinsip Kepemimpinan.
1. Mahir dalam soal-saal teknis dan taktis.
2. Ketahui diri sendiri, cari dan usahakan selalu perbaikan-perbaikan.
3. Yakinkan diri, bahwa tugas-tugas dimengerti, diawasi dan dijalankan.
4. Ketahui anggota-anggota bawahan dan juga serta pelihara kesejahteraan mereka.
5. Usahakan dan pelihara selalu, agar anggota mendapatkan keterangan-keterangan yang diperlukan
6. Berilah tauladan dan contoh yang baik.
7. Tumbuhkan rasa tanggung jawab di kalangan para anggota.
8. Latih anggota bawahan sebagai satu tim yang kompak.
9. Buat keputusan-keputusan yang sehat dan pada waktunya.
10. Berilah tugas dan pekerjaan pimpinan (komando) sesuai dengan kemampuannya.
11. Bertanggung jawab terhadap tindakan-tindakan yang dilakukan.

 

G. Tipe-tipe Pemimpin.
Dr. Sondang P. Siagian menguraikan tipe-tipe pemimpin sesuai dengan pimpinan dalam berbagai bentuk organisasi, menggolongkan tipe dalam lima golongan, yaitu:
1. Tipe pemimpin yang otokratis,
2. Tipe pemimpin Yang militeristis,
3. Tipe pemimpin Yang Paternalistis.
4. Tipe Pemimpin Yang kharismatis,
5. Tipe Pemimpin Yang demokratis.


Teori dan konsepsi kepemimpinan.
1. Teori kontingensi daripada kepemimpinan menurut Fiedler (Contingency theory of Leadership).
Teori kontingensi menganggap bahwa kepemimpinan adalah suatu proses di mana kemampuan seorang pemimpin untuk melakukan pengaruhnya tergantung dengan situasi tugas kelompok (group task situation) dan tingkat-tingkat daripada gaya kepemimpinannya, kepribadiannya dan pendekatannya yang sesuai dengan kelompoknya. Dengan perkataan lain, menurut Fiedler, seorang menjadi pemimpin bukan karena sifat-sifat daripada kepribadiannya, tetapi karena berbagai faktor situasi dan adanya interaksi antara Pemimpin dan situasinya.
Sebagai landasan studinya, Fiedler menemukan 3 (tiga) dimensi kritis daripada situasi/lingkungan yang mempengaruhi gaya Pemimpin yang sangat efektif, yaitu:
a. Kekuasaan atas dasar kedudukan/jabatan (Position power).
Kekuasaan atas dasar kedudukan/jabatan ini berbeda dengan sumber kekua-saan yang berasal dari tipe kepemimpinan yang kharismatis, atau keahlian (expertise power). Berdasarkan atas kekuasaan ini seorang pemimpin mempunyai anggota-anggota kelompoknya yang dapat diperintah/dipimpin, karena ia bertindak sebagai seorang Manager, di mana kekuasaan ini diperoleh berdasarkan atas kewenangan organisasi (organizational authority).
b. Struktur tugas (task structur).
Pada dimensi ini Fiedler berpendapat bahwa selama tugas-tugas dapat diperinci secara jelas dan orang-orang diserahi tanggung jawab terhadapnya,
akan berlainan dengan situasi di mana tugas-tugas itu tidak tersusun (unstructure) dan tidak jelas. Apabila tugas-tugas tersebut telah jelas, mutu daripada penyelenggaraan kerja akan lebih mudah dikendalikan dan anggota-anggota kelompok dapat lebih jelas pertanggungjawabannya dalam pelaksanaan kerja, daripada apabila tugas-tugas itu tidak jelas/kabur.
c. Hubungan antara Pemimpin dan anggotanya (Leader member relations).
Dalam dimensi ini Fiedler menganggap sangat penting dan sudut pandangan seorang Pemimpin), apabila kekuasaan atas dasar kedudukan/jabatan dan stuktur tugas dapat dikendalikan secara lebih luas dalam suatu badan usaha/organisasi dan selama anggota kelompok suka melakukan dan penuh kepercayaan terhadap kepimpinannya
2. Sistem Managemen daripada Rensis Likert (Likert's S.ystem of Management).
Likert menganggap adanya empat sistem daripada managemen.

Sistem I managemen dilukiskan sebagai "exploitive-auihoritativ”, artinya kewenangan yang bersifat eksploitif, atau kewenangan mutlak. Dalam sistem management semacam in para Manager bersifat Otokratis (authocratic). Tipe kepemimpinan Otokratis artinya mendasarkan azas kehendak atau kemauan sendiri dari para Manager.

Sistem 2 managemen itu disebut "Benevolent authoritative". Managemen ini berlainan dengan yang pertama. Managemen yang kedua ini didasarkan kewenangan menurut kebaikan hati


Sistem 3 managemen diartikan sebagai suatu "consultative" atau "konsult;asi". Para Manager ini pada hakikatnya tidak mempunyai kepercayaan sepenuhnya terhadap bawahannya. Biasanya para Manager mencoba untuk mempergunakan ide dan pendapat-pendapat bawahannya secara konstruktif (bersifat membangun).


Sistem 4 managemen sebagai yang sangat partisipatif daripada seluruh sistem ini dikenal sebagai 'participative group" atau "kelompok partisipatjf'. Dalam sistem 4 ini, para Manager mempunyai kepercayaan sepenuhnya dalam semua hal/masalah kepada bawahannya, selalu ingin mendapat ide dan pendapat-pendapat dari bawahannya dan mempergunakan secara konstruktif terhadap mereka. Memberikan penghargaan yang bernilai ekonomis berdasarkan atas partisipasi kelompok dan melibatkan dalam bermacam-macam bidang. Melakukan banyak komunikasi baik ke bawah maupun ke
atas. Mendorong pengambilan keputusan melalui seluruh jaringan organisasi dan di samping itu mendorong melakukan kegiatan di antara mereka dan dengan bawahannya sebagai suatu kelompok.

Klik disini untuk melanjutkan »»

Rabu, 09 Desember 2009

Kepemimpinan ( Leadership ) I

. Rabu, 09 Desember 2009
0 komentar

kepemimpinanPeranan Kepemimpinan.

Kepemimpinan memegang peranan yang sangat penting dalam managemen. Oleh karena itu dikatakan bahwa kepemimpinan adalah inti dari pada managemen. (Leadership is the key to management/administroilon) Brown menyatakan bahwa kepemimpinan hanyalah mampunyai arti apabila kita menempatkan (mengkhususkan) artian itu untuk maksud dan dalam situasi apakah yang dapat diharapkan dari kepemimpinannya itu. Artinya dalam suatu situasi dan dalam suatu masyarakat apakah yang dapat diharapkan dari pemimpin itu

The word make sense only when we specify to what end and in what circumstances the leader will be expected to act.

 
Jadi baik langsung maupun tidak langsung pemimpin itu dipilih dari kelompok masyarakat itu sendiri, apakah kelompok masyarakat itu negara, apakah kelompok masyarakat itu niaga/industri, apakah kelompok masyarakat itu partai politik, apakah kelompok masyarakat itu pegawai negeri/militer. Yang jelas bahwa masyarakat yang sehat akan memilih pemimpin yang sehat dan masyarakat yang tidak sehat dengan sendirinya akan memilih pemimpin yang tidak sehat

a sick group will select a sick leader.

Pemimpin adalah orang yang menggambarkan kehendak yang sesungguhnya dari kelompok

Leader is a man who most closely reflect the feeling of the group.

Beda dan arti Kepemimpinan.


Kepemimpinan dapat dibedakan.:

1. Pemimpin berdasarkan atas keturunan.
Pada mulanya Pemimpin yang demikian ini merupakan penghargaan atas jasa-jasanya karena telah berhasil atas kepemimpinannya. Sebagai penghargaan atas diri dan keluarganya maka telah diakui oleh masyarakatnya bahwa keturunannya pun menjadi Pemimpin mereka. Hal ini dapat dilihat pada negara-negara kerajaan baik pada negara-negara yang telah modern maupun belum, dan pada masyarakat primitif dengan sebutan Kepala Suku atau Kepala Adat


2. Pemimpin berdasarkan atas pemilihan.
Dalam masyarakat demokrasi, pemimpin adalah dipilih dari kelompok masyarakat itu sendiri. Pemimpin itu mendapat kepercayaan dari para pengikutnya (followers), bahwa ia akan bekerja demi kepentingannya. Apabila ia tidak berhasil melakukan pekerjaan sesuai denqan kepentingannya, pemimpin itu dapat diganti dan dipilih pemimpin penggantinya yang lain


3. Pemimpin berdasarkan atas penunjukkan.
Pemimpin atas dasar penunjukkan ialah karena ia ditunjuk untuk memimpin suatu kelompok kegiatan tertentu oleh pejabat yang mempunyai kewenangan yang lebih tinggi, berdasarkan atas peraturan perundang-undangan yang beriaku, yang mempunyai kekuatan juridis formal. Pejabat yang ditunjuk berdasarkan atas kewenangan tersebut disebut Kepala. Kepala ini dibantu oleh sekelompok orang yang disebut bawahan.

 

Definisi Kepanimpinan
Pendapat Pertama, menyatakan bahwa kepemimpinan sebagai suatu seni.

Untuk itu John Pfiffner memberikan definisi sebagai berikut:
'Leadership is the art of coordinating and motivating Individuals and group to achieve the desired end" (Kepemimpinan adalah seni untuk mengkoordinasi dan memberikan dorongan terhadap individu atau kelompok untuk mencapai tujuan yang diinginkan).


Pendapat kedua, menyatakan bahwa Kepemimpinan itu sebagai suatu proses.

Untuk itu Dalton Mc. Farland memberikan defnisi sebagai berikut: "Leadership as the process by which an executive imaginatively direct, guides, or influences the work of others, in choosing and attaining particular ends" (Kepemimpinan sebagai suatu proses di mana pimpinan digambarkan akan memberikan perintah, pengarahan, bimbingan atau mempengaruhi pekerjaan orang lain dalam memilih dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.).

Fungsi dan kecakapan Kepemimpinan.
Prof. Katz membuat sintese dari berbagai fungsi dari, kecakapan kepemimpinan sebagai berikut: Kecakapan yang pokok daripada kepemimpinan Administratif dapat dibedakan ke dalan 3 bagian, yaitu
Kecakapan konsepsional (conceptual skill).
Kecakapan konsepsional ialah kemampuan mengetahui kebisijaksanaan orga-nisasi secara keseluruhan.
Kecakapan kemanusiaan (Human skill).
Kecakapan kemanusiaan ini ialah kemampuan untuk bekerja di dalam kelompok atau dengan kelompok. Ha1 ini dimaksudkan untuk membangun suatu usaha koordinasi di dalam suatu tim, di mana ia bertindak sebagai Pemimpin.
Kecakapan teknis (technical skill)
Kecakapan teknis ini penting bagi pimpinan tingkat menengah (Middle management level) dan pimpinan tingkat bawah (Supervisory or lower managem-ent level) di mana hubungan antara pemimpin dan bawahan sangat dekat.


Fungsi dan kecakapan kepemimpinan dapat diuraikan antara lain sebagai berikut:
1. Mengetahui bidang tugasnya.
2. Peka atau tanggap terhadap keadaan lingkungannya.
3. Melakukan hubungan antar manusia (human relation) dengan baik.
4. Mampu melakukan hubungan kerja/komunikasi dengan baik ke dalam maupun ke luar.
5. Mampu melakukan Koordinasi.
6. Mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat.
7. Mampu mengadakan hubungan masyarakat.

Kewenangan dan Kepemimpinan (Authority and leadership)


Mary Parker Follett mengatakan bahwa kewenangan dari pimpinan dapat hilang apabila ia (pimpinan) tidak mendapat persesuaian dengan para bawahannya. Oleh karena itu Mary P. Follett menganjurkan bahwa suatu kerja sama (team work) antara pimpinan dan bawahan adalah mutlak.

Kepemimpinan dan kewenangan bukan merupakan pengertian yang tunggal (single) tetapi jamak (plural), karena menyangkut banyak orang yang bekerja dalam organisasi itu. Kewenangan (authority) menurut Miss M.P.Follett bukan kedudukan (position), bukan suatu hak yang legal (menurut hukum) dan juga bukan sekedar mengepalai orang-orang ataupun mengeluarkan perintah. Kewenangan (authority) adalah usaha mempengaruhi bawahan yang merupakan suatu integrasi atas dasar konsensus secara suka rela. Apabila bawahan diberikan pengertian dengan kenyataan-kenyataan yang ada dan diajak berbicara bersama dalam suatu situasi yang baik, tidak perlu perintah selalu diberikan, tetapi dengan memberikan suatu prosedur kerja yang baik adalah lebih efektif daripada selalu mengeluarkan perintah. Atas dasar teorinya ini Miss P. Follett tidak hanya meletakkan asas-asas hubungan antar manusia (human relation) dalam administrasi/managemen, tetapi juga dinamika daripada kelompok pekerjaan dan teknik daripada hubungan perburuhan yang modern.


Chester Barnard, mengatakan kewenangan terletak pada persetujuan yang mempunyai daya kekuatan (potentiality of assent) yaitu yang tersebar luas berujud kesetiaan, kesadaran anggota tentang tujuan bersama daripada organisasi itu.

Mak-sudnya ialah kesetiaan dan kesadaran melaksanakan tujuan daripada suatu program, sekalipun para pejabat yang terendah sekalipun, mempunyai kewenangan yang nyata (actual power) untuk mengambil keputusan yang terakhir dalam batas wewenangnya.
Kesimpulan daripada teori-teori tersebut ialah bahwa Pemimpin harus dapat membina kerja sama yang sebaik-baiknya, menyelenggarakan hubungan yang bersifat
tidak resmi di antara anggota, menyelenggarakan prosedur kerja, pembagian. kerja dan pendelegasian wewenang dengan tanggung jawab yang sebaik-baiknya (division of work, delegation of authority with responsibility).

Klik disini untuk melanjutkan »»

Minggu, 06 Desember 2009

Regresi dan Interpolasi

. Minggu, 06 Desember 2009
0 komentar

Buat teman-teman mahasiswa UNINDRA yang belum mempunyai materi  Regresi dan Interpolasi yang di berikan oleh dosen metode Numerik Ibu Lia Praba , silahkan baca materi dibawah ini dan materi selengkapnya teman-teman bisa download di link yang ada di bawah.



Pengertian Regresi
Data hasil pengukuran umumnya mengandung noise (gangguan) atau galat yang cukup berarti. Karena data ini tidak teliti, maka kurva yang mencocokkan titik data itu tidak perlu melalui semua titik. Pivot yang dipakai adalah menentukan kurva yang mewakili kecenderungan (trend) titik data, yakni kurva mengikuti pola titik sebagai sesuatu kelompok. Kurva tersebut dibuat sedemikian sehingga selisih antara titik data dengan titik hampirannya di kurva sekecil mungkin. Metode pencocokan kurva seperti ini dinamakan regresi kuadrat terkecil (least square regression). Noise pada data mungkin disebabkan oleh kesalahan mengukur, ketidaktelitian pada alat ukur, atau karena kelakuan sistem yang diukur.
Jenis Regresi :
a.       Kuadrat Terkecil (Least Square)
b.      Linier
c.       Polinomial
d.      Multi linier
Materi yang dibahas pada mata kuliah metode numerik adalah Least Square dan Regresi Linier yang telah dibahas sebelumya pada Statistika dasar.
a.       Kuadrat Terkecil
Prinsip penting yang harus diketahui dalam mencocokkan kurva untuk data hasil pengukuran adalah :
1.       Fungsi mengandung sesedikit mungkin parameter bebas.
2.       Deviasi fungsi dengan titik data dibuat minimum.
Prinsip inilah yang mendasari metode regresi kuadrat terkecil.
b.      Regresi Linier
Misalkan
Contoh :
Tentukan persamaan garis lurus (regresi) yang mencocokkan data pada tabel di bawah ini. Kemudian, perkirakan nilai y untuk x = 1,0.
i
1
2
3
4
5
6
xi
0,1
0,4
0,5
0,7
0,7
0,9
yi
0,61
0,92
0,99
1,52
1,47
2,03

Penyelesaian :
Untuk lengkapnya materi silakan Download disini 

Klik disini untuk melanjutkan »»

Selasa, 01 Desember 2009

Simpan & sharing file mudah dengan Dropbox

. Selasa, 01 Desember 2009
0 komentar

Dropbox Tahukah tentang fasilitas file sharing online yang mudah digunakan dan gratis, mungkin salah satu jawabannya adalah Dropbox.Dropbox adalah fasilitas sharing file online yang bekerja di platform Windows, Mac dan Linux dengan 3 pilihan paket registrasi mulai dari Basic 2GB (FREE), Pro 50GB dan Pro 100GB. dengan Dropbox manfaat yanga Anda dapatkan :

 

  • bertukar banyak file dengan teman / klien / rekan kerja.
  • berbagi file berukuran besar tapi kesulitan saat upload.
  • Sering gagal mengirim attachment di email dan harus mengulang dari awal.
  • Memiliki koneksi internet kurang stabil namun perlu sering mengirim file.
  • Butuh backup praktis untuk berbagai dokumen penting.
  • Ingin berbagi album foto dengan mudah.
  • Dan menginginkan berbagai kemudahan file sharing?

Untuk memulai menggunakan Dropbox Anda bisa langsung download dan ikuti petunjuk yang diberikan.

Yang unik dari Dropbox adalah, ia bekerja melalui desktop Anda dalam bentuk folder seperti layaknya folder biasa dalam komputer Anda. Untuk mengupload file, Anda tinggal drag-and-drop atau copy-paste file ke folder Dropbox di komputer Anda dan otomatis akan tersinkronisasi dengan server Dropbox maupun komputer lain yang terhubung dengan akun Dropbox Anda. Praktis.

Karena Dropbox otomatis tersinkronisasi dengan akun Anda, apapun perubahan yang Anda lakukan dalam folder Dropbox di desktop Anda akan diaplikasikan juga pada akun online Anda dan pada semua komputer lain yang terhubung dengan akun Dropbox Anda. Perlu mengakses file dari komputer tanpa Dropbox? Tenang, Anda kan bisa login ke akun Dropbox Anda melalui web dan mengakses file manapun yang Anda inginkan, begitu juga sebaliknya jika Anda ingin mengupload file baru agar tersinkronisasi dengan komputer Anda yang lain.Dropbox dapat mengidentifikasi perubahan yang terjadi pada file Anda sehingga hanya akan menambahkan perubahan yang dilakukan tanpa harus menimpa ulang seluruh file. Efisiensi ini membuat akses upload lebih cepat dan tentunya hemat bandwith. Dropbox juga bekerja seperti space backup yang mencatat semua aktivitas yang terjadi, bahkan Anda bisa mengembalikan file yang telah terhapus. Untuk melakukan ini Anda harus login ke akun Dropbox Anda melalui web.

Ok, sudah install Dropbox dan upload file, lalu bagaimana sharingnya?? Jika Anda ingin berbagi ke non-pengguna Dropbox caranyapun mudah: klik kanan pada file di dalam folder Dropbox yang ingin dibagi, pilih menu Dropbox lalu ‘Copy public link‘ dan paste ke email atau kemanapun Anda ingin berbagi.

ika Anda menginginkan tambahan space tapi tetap ingin gratis, paket Basic Dropbox juga menawarkan tambahan space gratis hingga 3GB (jadi total kapasitas Dropbox Anda bisa mencapai 5GB) denagn cara merekomendasikan Dropbox kepada orang lain. Tiap 1 user baru yang bergabung dan menginstall Dropbox akan otomatis menambahkan 250MB pada kalian berdua. Untuk mendapatkan tambahan space ini Anda bisa mengirimkan referral link atau mengundang melalui address book atau email. Lebih lengkapnya Anda bisa langsung menuju ke halaman referral setelah mendaftar.

Sekarang Anda bisa berbagi file super mudah dan tidak repot. Daftar Dropbox sekarang dan langsung dapatkan tambahan 250MB untuk kita berdua 

 

Sumber :www.ruangfreelance.com

Klik disini untuk melanjutkan »»

Selasa, 20 Oktober 2009

Teori Bahasa dan Automata

. Selasa, 20 Oktober 2009
0 komentar

Teori Bahasa Formal

  • automataPembentukan struktur sebuah bahasa diawali dengan memakai sebuah finite set (himpunan terbatas), dimana unit fundamentalnya disebut alphabet (S)
  • String-string yang boleh ada di dalam sebuah bahasa disebut word
  • Contoh language adalah Bahasa Indonesia. Alphabet yang biasa dipakai adalah huruf, koma dan titik. Semuanya dispesifikasi seperti di bawah ini: 

S = {a b c d e ... z , . }

  • Bila language ini dinamakan KATA-INDONESIA, dimana semua string adalah word/kata di dalam kamus, maka definisinya adalah:

KATA-INDONESIA = {semua kata di dalam kamus}

  • Contoh sederhana suatu language dengan alphabet yang ada hanya sebuah huruf, yaitu huruf x

S = { x }

L = { x xx xxx xxxx ... }

  • Simbol alphabet tidak harus alphabet huruf latin, namun dapat berisi apa saja
  • Sebuah string dimungkinkan tidak punya alphabet. String ini disebut empty string atau null string dan dilambangkan L. Perlu diingat L bukan alphabet dalam language

Contoh: L = { L x xx xxx xxxx ... }

  • Bahasa tanpa word dilambangkan dengan null set q
  • Tolong dibedakan antara language tanpa word dengan word yang mempunyai L

L = { x xx xxx }

L ¹ L + { L }

L = L + q

  • Contoh sebuah bahasa dengan non empty string

L1 = { x xx xxx xxxx ... }

Atau dengan cara lain

L1 = { xn for n = 1 2 3 ... }

  • Dalam language L1, dapat dilakukan operasi penggabungan (concatenation) dari word yang ada menjadi word baru. Contoh

word xx dengan word xxx digabung menjadi word baru xxxxx

  • Tidak selalu benar bila dua word digabungkan akan membentuk sebuah word baru. Contoh:

L2 = { x xxx xxxxx xxxxxxx ... }

= { x ganjil}

= { x 2n+1 for n = 0 1 2 3 }

xxx dan xxxxx adalah word pada language L2, namun  pengabungannya bukanlah word di dalam L2

  • Didefinisikan suatu fungsi length untuk menghitung jumlah huruf di dalam sebuah word

length(xxxxxx) = 6 length(7152) = 4

length(L) = 0

  • Bila diinginkan sebuah language mempunyai null string, maka jangan lupa untuk memasukannya saat mendefinisikan language tersebut

L4 = { L x xx xxx xxxx ... }

= { xn for n = 0 1 2 3 }

  • Harap dipahami bahwa x0 = L dan bukannya x0 = 1 seperti di aljabar
  • Didefinisikan fungsi reverse. Reverse dari suatu string adalah string yang sama tetapi tersusun dari belakang, walaupun string ini bukanlah word dalam bahasa tersebut

reverse(xxx) = xxx                           reverse(xxxxx) = xxxxx

reverse(145) = 541                           reverse(140) = 041

  • Didefinisikan suatu language yang disebut PALINDROME dari alphabet

S = { a, b}

PALINDROME = { L, dan semua string x sedemikian sehingga reverse(x) = x }

maka akan diperoleh:

PALINDROME = { L a b aa bb aaa aba bab bbb aaaa abba ... }

  • Diketahui alphabet S, diinginkan untuk mendefinisikan sebuah language dimana tiap string dari huruf yang ada di dalam S adalah sebuah word, termasuk null string Language ini disebut sebagai closure Dapat dinotasikan dengan menambah sebuah asterisk sesudah nama  dari alphabet è S* (Kleene Star)

Contoh:

Jika S = { x } maka

S* = L4 = { L x xx xxx ... }

Jika S = { 0 1 } maka

S* = { L 0 1 00 01 10 11 000 001 ... }

Jika S = { a b c } maka

S* = { L a b c aa ab ac ba bb bc ca cb cc aaa ... }

  • Operasi Kleene Star menghasilkan infinite language dari string huruf yang ada pada alphabet
  • Yang dimaksud infinite language adalah tak terhitung banyaknya word Disarankan word dari language tersusun urut dari yang pendek secara alphabetik

Contoh:

Jika S = { aa, b} maka

S* = { L dan word bentukan yang berasal dari aa dan b }

S* = { L dan semua string bentukan dari a dan b dengan a yang selalu berderet dalam jumlah yang genap)

= { L b aa bb aab baa bbb aaaa aabb baab bbaa bbbb aaaab aabaa aabbb baaaa baabb bbaab bbbaa ... }

  • String aabaaab tidak termasuk S* karena jumlah a tidak genap

Contoh:

Jika S = { a, ab } maka

S* = { L dan word bentukan yang berasal dari a dan ab }

S* = { L dan semua string bentukan dari a dan b kecuali yang dimulai dengan b dan yang mengandung dua b berdempetan }

= { L a aa ab aaa aab aba aaaa aaab aaba abaa abab aaaaa aaaab aaaba aabaa aabab abaaa abaab ... }

Buat teman-teman yang mungkin belum punya materi Teori Bahasa dan Automata, ini ada file untuk didownload, materi saya dapatkan langsung dari Bu Mei Lestari S.Kom Dosen Teori Bahasa dan Automata UNINDRA.

DOWNLOAD FILE LENGKAP

Klik disini untuk melanjutkan »»
 

TUKERAN LINK DISINI

ADHIE CENTER

INFO SITE

My Popularity (by popuri.us)
ADHIE CENTER is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com